Selasa, 04 Agustus 2009

Intelektual Anak Kurang? Jangan Asal Salahkan si Anak

"Setiap anak adalah dilahirkan sebagai seorang jenius" adalah pendapat dari seorang penulis buku Accelerated Angger yaitu Ir. Agus Nggermanto. Memang benar sejatinya demikian, otak bayi yang masih benar-benar murni adalah otak yang memiliki kualitas tinggi dan sangat berkompeten untuk menjadi seorang jenius.
Setiap orang tua pasti mengharapkan anak mereka paling tidak menjadi orang pandai dan sukses dalam beberapa bidang, tidak perlu sampai tingat jenius. Mereka merasa dengan memberikan gizi dan menyediakan dana yang banyak untuk pendidikan putra-putrinya sudah sangat cukup untuk perkembangan intelektual putra-putrinya. Padahal, hal itu masih jauh sangat kurang, karena pendidikan awal dari keluargalah yang sangat berperan. Orang tua sebagai guru pertama dan utama dalam hidup sangat mempunyai pengaruh yang besar, bagaimana mereka memberikan bimbingan kepada anak-anak mereka dengan baik, sehingga dengan sendirinya intelektual yang bagus dari anak juga akan terbentuk. Jangan hanya menuntut kepada anak untuk menjadi orang yang berhasil hanya dengan modal yang disebut di atas. Bahkan sebagai contoh, tidak sedikit anak orang yang tidak mampu yang notabene tidak mempunyai cukup dana dan gizi yang tidak terlalu sempurna memiliki intelektual yang mengherankan, karena mereka terdidik baik oleh orang tua mereka untuk terus maju dan menjadi sukses demi hidup yang lebih baik.
Jadi untuk orang tua, banyak sekali faktor selain mencukupi gizi dan dana yang cukup, memang faktor tersebut juga memiliki peran penting tapi yang lebih penting lagi juga masih banyak, seperti memperhatikan psikologis anak, pergaulan anak, keseharian anak dsb. jadi untuk menjadikan anak seperti yang diingikan itu tidak hanya menurut tuntutan dari orang tua yang memiliki obsesi tinggi terhadap anaknya saja. Dan juga untuk diperhatikan, bahwa intelektual bukan satu-satunya hal yang menjadikan orang sukses dan berhasil, bahkan orang yang dengan intelektual kurang pun bisa menjadi bos besar suatu perusahaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar